“We
are now living in an era of democration that believe and release the people
persepective blowed thus, the diagnosis and destructing of our collective
social pathology is crucial (Gablik: 1985: 59). Some people know the fact that
human, animals, or things become connect to each other, but do we know how to
connect those random dots into a cycle of life circumstances?. Dots are above people’s mind, it could be
develop when it been added. Dots are ballons inside our head contain of theory
and our experience. We accept the dots randomly and unstructure, sometime it
confuse us to understand why this become that and why that become this not in a
single way or liniery condition again. Connecting the dots is about found a circulation
between the eye-mind-and our experience beyond the symbols and how to
understanding the symbol of art”.
Tampilkan postingan dengan label sendiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sendiri. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 Februari 2016
Sabtu, 06 Desember 2014
Live ALoner
Living alone after going to another city? nope, we can make a new link with new people!
Setelah lulusan dari SMA
kebanggan kita, dengan segala upaya yang dilakukan yang sudah kita pilih
dengan pertimbangan-pertimbangan tertenty,beberapa dari kita mau nggak
mau mengejar suatu kampus, untuk dunia perkuliahan selanjutnya, dan
kampus itu biasanya yang beda dari tempat kita tinggal sebelumnya, yah
bisa dibilang *eherm* biar greget.setelah pengurusan masala pendaftaran
dan pencarian kos selesai, bulan-bulan pertama kuliah kita akan di
sibukkan dengan acara-acara organisasi yang bahkan kita nggak ngerti itu
gunanya apaan, setelah lepas dari organisasi tersebut kita disibukkan
dengan cara perkuliahan yang padet bahkan boker sampe disingkat jadi
kentut doang. ember.
Tahun-tahun pertama dan kedua perasaan kangen masa-masa sma adalah
hal yang paling annoying dalam kehidupan kampus, yes annoying karena
hanya dengan merindukan kehidupan sma doang kuta bakalan males ngerjain
tugas yang kadang kala kerja kelompok juga kita sendirian yang ngerjain.
yeah..makannya itu kita jadi males lama-lama kuliah, banyak yang mikir,
udah tua gini..masih minta duit ke ortu, yang lain, yang sama-sama
minta duit ke ortunya nge judge yang lainnya yang lebih beruntung dari
dia dalam hal finansial misalnya ngegunjungin “masih ngeceng duit ke
ortu aja belagu” dan sebagainya dan sebagainya, come on guys, that
things bukanlah hal yang pantes memenuhin timeline otak kita. nge judge
orang lain sementara kita sendiri juga gitu, atau sebaliknya kita merasa
sebel kita digunjingin orang lain sementara dia yang ngegunjingin kita
juga gitu. Sebenernya, hal kayak gini nggak boleh masuk di temlen hidup,
harusnya dibuang, tapi, emang syuseh sihh, TApi ya balik lagi ke real
factnya, kita ini hidup di stage atasnya SMA, kalo dulu kita bareng
bareng dengan gengs, dengan teman dari SMA lain, sekarang phew…akrab
dengan kakak kos aja mungkin udah kece.
Living aloner saat kuliah emang berat sih, enakan satu kota ame ortu,
mumet dikit, peluk deh si emak hahahah tapi nggak mungkin sih..jarang
banget ada anak kuliah yang sekota ama ortu, jarang, minim, minoritas.
hey living aloners, mungkin kalian semua juga ngerasaiin yang namanay
suwung kan jadi sempat jadi ledekan suwungers dan sebagainya, well it’s
life, kita baru nyentuh gerbanya doang, gerbang itu dibuka pake
tiket..namanya kedewasaan, kedewasaan yang nentuin apa yang ada di depan
gerbang yang kalian buka, kedewasaan bisa aja dateng waktu lulus SMA,
tengah-tengah perjalanan kuliah atau bisa aja waktu kalian udah lulus
kuliah atau mungkin waktu kalian udah punya anak gerbang itu abru
kebuka.
Selama ini mungkin living aloners banyak yang udah tau kedewasaan itu kaya gimana, atau mungkin ada yang belum ngerti. kalo kedewasaan
itu buku, authornya adalah mulut kita, editornya otak kita,
ilustrationnya imajinasi kita, penyuntingya mata kita, dan sikap kita
adalah penanggung jawabnya. jadi hati-hati kalo gerbang
itu kebuka, pelan-pelan aja nulis kedewasaan itu pake perasaan kamu
sendiri, karena loving aloners selalu ngerti cara bersikap dewasa,
karena living aloners ngerti bagaimana caranya meramaikan waktu saat dia
sendirian, di kosan, atau dikamar tumpangan sodara, atau di apartemen,
atau bahkan kalian yang ngontrak, living aloners ngerti, caranya
ngadepin hidup sendirian sementara, karena living aloners ngerti cara
berdiam diri sambil berfikir, dan karena living aloners selalu punya
waktu untuk dirinya dan orang lain, karenga living aloners negrti betapa
nggak enaknya sendirian, dan betapa nggak enaknya kalo hidup terlalu
rame.
tetap semangat ya anak kosan, anak numpang di sodara, anak kontrakan,
anakk rantau, you are the living aloners yang rock dan ngerti how to
drive your life.
dan Karena sebentar lagi saya mau lulus.
Saya mau rayakan dengan penulisan posting ini.
yeah.
Everyday is writeday!
Label:
anak kuliah,
lulus aja,
sendiri,
udah mau lulus
Langganan:
Postingan (Atom)