Tampilkan postingan dengan label masa sma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa sma. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Agustus 2015

#sepatuba(r)u

Dalam memulai sebuah wacana, seseorang selalu perlu untuk memungut permen karet sikap terbaik agar pembaca mulai panik bahwa ada seorang penulis nggak penting yang menuliskan hal-hal berdasar perspektfnya yang kadang bego. Seperti layaknya Yin dan Yang, semua hal tercipta antara yang baik dan yang buruk, antara yang bego dan yang cerdas, antara orang kreatif dan orang yang diem aja. Saya mau jadi orang yang diem aja sambil main hape didalem kamar ber-ac. Sayangnya didikan orang tua saya menginfluence saya dengan tayangan wwf smekdon yang dulu belum sok sok an di banned oleh pemerintah yang kemudian menjualnya pake tv kabel berlangganan untuk orang berkecukupan sana-sini entah comot mana comot mini. 

Berdasarkan didikan orang tua saya yang keras dan lugas, saya memberanikan diri untuk tampil di muka publik sebagai pengangguran manusia berhati emas yang berlapang dada menerima sinergi dari alam yang terangkum dalam yin dan yang dimana titik hitam dan putih tidak pernah bertemu meski dalam lingkaran yang sama. saya sih sukanya nulis dan karena nulis itu adalah media komunikasi maka saya memanfaatkan hal ini untuk mendemonstrasi hirarki yang membuncah dalam pikiran saya. KArena saya g4LaU tiap hari jadi saya butuh media penyembuh dan media itu semoga adalah dengan blog ini.

Blog ini saya beli dari official account yang jual playlist drama korea. hehe
ngga kok.
nggak pake beli, blog ini sebelumnya adalah blog milik anak kreatif usia sma yang memenuhi isinya dengan gambar-gambarnya yang bermakna tapi saking bermaknanya sampai nggak bisa dipahami oleh orang seusianya. gadis manis itu adalah saya sendiri.
kecil, tapi sering bikin keringetan: pembacanya.

di blog ini dulunya saya sering marah-marah tentang sistem yang ada di sekolah, yang terlalu mendikotomikan murit-muritnya dan memilah mereka kedalam dua golongan saja. padahal kan mereka si guru-guru itu dulunya kuliah s1, bahkan sekarang guru sd-smp-sma minimal harus s2.  Saat saya sudah mengenyam bangku perkuliahan terlebih memasuki dunia absurd seni, saya jadi merasa dibodohi sewaktu duduk di bangku berseragam. Saya jadi tahu dimana kuliah s1 itu pasti mengetahui yang namanya informasi bahwa manusia itu memiliki 8 tipe kecerdasan. 8 kecerdasan ini dipopulerkan oleh Howard Gardner, saya mempelajari informasi ini waktu memasuki mata kuliah psikologi seni. Kalo kalian gak ngerti atau gak dapet makul ini nih, coba cari di google. Disitu banyak informasi yang upload tentang hal ini.

Ngopi-paste dari blog sebelah nih
(sekalian ngasih tau kalo beneran ada yang ngepost tentang hal ini, dan saya harap semua guru tahu kalo siswanya nggak bersalah saat mereka tidak menguasai materi dari suatu mata pelajaran, dan didakwa dengan tuduhan sepihak"
Menurut Howard Gardener dalam setiap diri manusia ada 8 macam kecerdasan, yaitu:
1. KECERDASAN LINGUISTIK
Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan.
2. KECERDASAN LOGIK MATEMATIK
Kecerdasan logik matematik ialah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. Ia mampu memikirkan dan menyusun solusi (jalan keluar) dengan urutan yang logis (masuk akal).
3. KECERDASAN VISUAL DAN SPASIAL
Kecerdasan visual dan spasial adalah kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual dan spasial secara akurat (cermat).
4. KECERDASAN MUSIK
Kecerdasan musik adalah kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme, melodi dan timbre dari musik yang didengar.
5. KECERDASAN INTERPERSONAL
Kecerdasan interpersonal ialah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain.
6. KECERDASAN INTRAPERSONAL
Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri. Dapat memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Mampu memotivasi dirinya sendiri dan melakukan disiplin diri.
7. KECERDASAN KINESTETIK
Kecerdasan kinestetik ialah kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara terampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran dan perasaan.
8. KECERDASAN NATURALIS
Kecerdasan naturalis adalah kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang di jumpai di alam maupun lingkungan.
(http://mipersis07.blogspot.co.id/2012/12/8-kecerdasan-menurut-howard-garner.html)

Saya nggak mau sok tau dengan menuduh guru yang tidak masuk akal menuduh muridnya bodoh. Kami tidak bodoh, kami hanya salah tempat, dan seringkali yang memperburuk keadaan tersebut adalah guru yang dianggap murid sebagai orang tua kedua. Beragam penelitian kejiwaan atau psikologi pasti telah melakukan berbagai penelitian tentang kebenaran 8 jenis kecerdasan Gardner ini. Sampai saat ini belum ada yang menyangkal 8 jenis kepandaian manusia ini. 

Tapi, ya gitu deh.
selama yang dicari bukan siklus saling-memandaikan
dan banyak oknum yang peduli dengan kantongnya sendiri
maka
ya sudahlah.

yang bisa saya pancarkan adalah semangat kepada anak-anak yang dituduh bodoh oleh para orangtua.
tak ada jalan lain selain 'membuktikan' kebenaran bahwa kamu adalah orang yang mempunyai salah satu kecerdasan itu. dalam menempuh pembuktian, seorang pendaki harus melampaui setapak demi setapak tanjakan yang kian curam setiap harinya. Saya percaya tuduhan itu akan semakin keras dengan penyangkalan yang dilakukan namun hal tersebut akan sepadan dengan apa yang akan kamu dapatkan di kemudian hari. kuncinya adalah: "cemungut ea kaka!" 
(motivasi ini hanya berlaku untuk hal-hal positif terkait pengembangan jati diri yang bermanfaat bagi sesama)

saya bodoh.
dan saya membuktikan kebodohan saya akan menjadi manfaat bagi orang lain.
saya pintar.
namun saya hanya mengejarnya demi pujian.
maka apa yang saya lakukan hanyalah tembakan kemalasan untuk bersaing
di kemudian hari.
karena saya terbiasa dengan pujian.

"gue gituloh broo!"


maaf ya pemirsa, ngomongin modifan blog baru jadi kemana-mana sampe bawa-bawa nama Gardner juga.
tapi seru kan?
sekian dari saya.
sampurasun.
gomawo.
maturnuwun.
xamxia.
x.o.x.o

btw, feel free to comment peps!

Rabu, 16 Maret 2011

Sekolah Tu Ya Gitu Lah.



Saya pernah dimarahi dan ditegur habis-habisan oleh guru saya sewaktu menempuh pendidikan sekolah dasar. Saat itu, saya menggambar sebuah rantai makanan dimulai dari padi dimakan ayam, ayam dimakan manusia dan manusia dimakan harimau, katanya manusia tidak termasuk dalam rantai makanan yang simpel seperti itu. Jiwa ngotot yang tidak seberapa itu saya asah dengan menemukan bukti bahwa manusia juga seorang makhluk yang bisa dimakan hewan buas.

Tapi kenyataan didunia kemudian membuktikan kebenaran guru saya.

Saya memasuki ilmu sosial yang secara tidak langsung mempelajari manusia sewaktu kuliah. Hal ini berbeda dengan apa yang saya pelajari waktu saya menjadi siswa sains di sekolah menengah. Dalam sains, manusia tak ubahnya obyek yang dapt diteliti organnya dan bagaimana tiap organ dapat memiliki virus serta penyakitnya sendiri-senidiri. Memasuki apa yang saya pe;ajari di kuliah sangatlah berbeda dengan kenyataan bahwa manusia adalah subyek utama dari alam ini. Setiap manusia yang berfikir adalah seorang manusia sebagai pusara bumi.

Terkadang, manusia adalah makhluk paling realistik di dunia. Karena mereka memiliki akal, lalu mereka berfikir bahwa mereka dapat mencipta apasaja yang dapat digunakan untuk menguasai dunia. Namun tak sedikit juga manusia yang berfikir hiper-realistik yang mengungkap bahwa ada sesuatu yang lebih realistik dari apa yang dia dapatkan secara realisitik. Manusia dapat mengendalikan akal dan nurani secara bersamaan, meski seringkali nurani terlalu banyak memelankoli kan kehidupan dengan menggiring akal ke dasar terdalam pikiran sehingga banyak mental terluka karena mendahulukan nurani, mengedepankan emosi daripada akal. Banyak juga manusia yang mengedepankan akal daripada nurani dan membantah semua hal dengan dalih pemikiran absurd yang dimotori akal, nurani dibuang jauh dengan pemikiran bahwa ialah yang melemahkan manusia.

Kenyataan bahwa, manusia itu memiliki tinggi tak lebih dari dua meter, tidak membuatnya kesusahan mengeluarkan sebuah pemikiran dari satu koma sekian persen tubuhnya untuk dapat menghasilkan benda lebih dari ratusan meter. Dengan kemampuan kerja otaknya yang tidak terbatas, kemudian manusia mulai berfikir sembarangan seolah-olah mereka adalah hal tertinggi di rantai makanan, dengan kecerdasannya menggunakan benda disekitarnya untuk menghalau benda lain. Manusia dapat menciptakan sesuatu berkali-kali lipat dari tubuhnya, hanya untuk memuaskan dirinya, atau orang lain yang dicintainya, meski mereka sudah mati sekalipun.

Manusia mengukur kebahagiaan dengan materi dan benda. Semakin mewah dan memiliki nama, benda itu maka nilainya akan semakin tinggi. Hiruk pikuk hedonis dan kebudayaan royal seperti ini seringkali tidak kita sadari dengan membiasakan diri untuk menyamankan diri kedalam keadaan damai dimana kedamaian itu berupa kenyamanan yang harus dibayar mahal dengan uang. Label antara kaya dan miskin yang diciptakan adalah untuk menghina manusia satu dengan yang lain. Dikotomi pengelompokan manusia saat ini tak hanya berhenti disitu saja mereka berubah menjadi banyak kotak-kotak dan berdiri sendiri secara mandiri. Mereka lupa, kalo mereka itu manusia, makan malam hari dan berak pagi hari, mereka juga lupa kalo kadang kencing mereka juga bau pesing.

Perbedaan antara manusia yang seharusnya digunakan untuk membantu sesamanya sekarang beralih digunakan untuk saling serang. Manusia yang pintar menyerang yang bodoh dengan mengolok-olok kebodohan, si pintar tidak tahu jika dikemudian hari si bodoh bisa saja menjadi seorang berotot dan bekerja sebagai bodiguard si pintar dan si pintar dibunuh oleh teman bodiguard dengan rencana pembunuhan seprti di film holiwood yang aktornya tidak ada yang jelek. Saat berurusan dengan ajal, si pintar bisa apa?. Tapi lihat, permusuhan dan rasa dendam tidak berakhir diantara dua orang, mereka menyebar luas dan berlipat ganda menjadi tirani emosi dalam sanubari (halah). Tapi suer, seperti di film-film kadang emmang benar adanya kalo anak dari si pintar mungkin bisa saja membalaskan dendamnya pada anak si bodoh setelah mengetahui ayahnya dibunuh oleh si bodoh. Saat tau kalo si bodoh ternyata anaknya adalah anggota cpt48 (cipete48) dan kebetulan anak si pintar ini vvota sejati maka tak dielakkan percintaan antara keduanya membuncah. Mengetahui hal ini si bodoh yang bertubuh kekar layaknya the rock tak mau tinggal diam saat menemukan surat cinta dari anak si pintar untuk anaknya. Si bodoh menganggap hal itu adalah ancaman untuk dirinya atas pembunuhannya terhadap si pintar.

Hal yang mulek rumit seperti ini tak ayal adalah karena masa lalu yang tak termaafkan dari si pintar terhadap si bodoh. Karena apa? Karena otak. Otak dapat menanam hal-hal yang kita tidak ingin lupakan. Kenangan buruk akan terus tumbuh menjadi hirarki yang memaksakan kebenaran dan keadilan untuk dirinya, mereka terkadang lupa kalo ada yang maha adil diatas atau kadang mereka tak percaya akan hal itu. Oleh karena itu pemirsa, kita terkadang harus belajar memaafkan untuk hal-hal yang remeh. Kecuali koruptor, mereka adalah teror yang nyata dan kita tak bisa lupakan hal itu, mereka lah yang telah membuat dikotomi pintar dan bodoh, dan miskin dan kaya.